Ikhlas: Melepaskan Untuk Mendapatkan
Kita tentunya sering sekali mendengar kata ikhlas.
Terutama yang sering dihutangin tuh.. Pasti sering banget denger kata "IKHLAS" dari orang yang ngutang. Haha
Penghutang: "Ikhlas gak nih..?"
Korban: "Ikhlas..." (Padahal mah dalam hati gregetan juga.. Utang yang kemaren aja belum dibayar, kini ngutang lagi) :hammer
Tapi begitulah ikhlas, semua orang bisa berkata "ikhlas" tapi tidak semua orang bisa benar-benar lapang dada dari dalam dan luar dirinya.
Pernah nonton film "Ki Amat Sudah Dekat", eh sory, salah tulis, maksudnya "Kiamat Sudah Dekat?"
"Ki" sama "Amat" nya digabung bukan dipisah.
Kurang lebih ceritanya begini...
Di film itu, Fandy, pemain film utama (Andre Taulany) berniat untuk melamar Sarah (Ayu Pertiwi) yang tidak lain yaitu putri dari Haji Romli (Dedy Mizwar).
Namun untuk lamaran itu diterima ada syaratnya, yaitu Fandy harus bisa sholat, ngaji, dan bisa menguasai ilmu lapang dada dalam tempo dua minggu. Jika tidak, maka Sarah akan dinikahkan dengan Farid, yaitu mahasiswa yang sedang kuliah di Kairo.
Wow banget ya.. Itu berat banget.
Fandy yang dulunya berandalan, yang gak ngerti agama, harus bisa sholat, ngaji, dan menguasai ilmu lapang dada dalam dua ahad plus harus duel head to head dengan Farid santri yang notabene udah paham ilmu agama.
Oke, sholat dan ngaji jadinya bisa Fandy kuasai, namun pada hari-hari terakhir Fandy kesulitan untuk menguasai ilmu ikhlas.
Sudah segala buku yang judulnya mengandung kata "ikhlas" ia beli dan ia baca bersama teman-temannya. Sampai-sampai plang tanah orang yang ada goresan pena "Di Jual, Tanah 400 M Persegi, Hubungi Haji Ikhlas" pun hendak temannya bawa untuk sebagai tumpuan mencar ilmu ilmu ikhlas. Namun nyatanya, dari kesemua tumpuan itu, tidak ada yang bisa menciptakan Fandy benar-benar menguasai ilmu ikhlas.
Di hari penentuan sempurna dua ahad selepas syarat diberikan jadinya Fandy dan Farid dipertemukan untuk diseleksi pribadi oleh Haji Romli.
Seperti yang kita tebak, Farid yang notabene seorang santri menang telak. Farid bisa mengaji, bisa sholat, dan mengerti definisi ilmu ikhlas. Saya tekankan lagi "definisi ilmu ikhlas".
Fandy yang melihat itu semua, jadinya mulai pasrah dan iklhas jikalau Sarah dipinang oleh Farid yang memang mengerti agama. Saya tekankan lagi "Fandy Ikhlas jikalau Sarah di pinang oleh Farid yang memang mengerti agama."
Namun evaluasi Haji Romli berbeda..
"Nah, ini calon mantu gue!".
"Loe bener-bener udah menguasai ilmu lapang dada dalam waktu dua minggu, Loe gue terima jadi mantu Gue". Ungkapnya kepada Fandy.
Melihat itu semua, Farid mulai gusar. "mengapa berandalan ini yang Pak Haji terima jadi mantu..?"
Haji Romli menjawab, "Eh, Rid, Loe hanya ngerti definisi dari ilmu ikhlas, tapi Loe belum bisa nerapin ilmu lapang dada itu dalam kehidupan Loe. Sedangkan Fandy, ia benar-benar telah menguasai ilmu ikhlas, dibuktikan dari ia lapang dada kalau Sarah bisa menikah dengan Loe, Farid."
Mendengar itu Farid tercengang.
Begitulah akhirnya, Farid yang seorang santri gagal menikahi Sarah, sedangkan Fandy yang mantan brandalan berhasil menerima restu untuk menikahi Sarah karna bisa menguasai ilmu ikhlas.
Kurang lebih ibarat itulah ikhlas, pada dasarnya yaitu melepaskan untuk mendapatkan.
Sumber http://www.ekokurniady.com/